Cara Efektif Membersihkan Minyak di Lantai Agar Tidak Licin dan Membandel

Minyak yang tumpah di lantai dapur memang sering dianggap sepele. Padahal, selain membuat lantai terlihat kotor, minyak juga bisa membuat permukaan lantai menjadi licin dan berbahaya, terutama jika sering dilewati. Jika tidak segera dibersihkan, noda minyak bisa menempel lebih lama dan semakin sulit dihilangkan.

Agar lantai tetap bersih, aman, dan nyaman digunakan sehari-hari, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan di rumah tanpa perlu alat atau bahan khusus.


1. Serap Minyak Sejak Awal dengan Bahan Kering

Saat minyak baru saja tumpah, sebaiknya jangan langsung dipel dengan air. Langkah pertama yang paling efektif adalah menyerap minyak terlebih dahulu agar tidak menyebar ke area lain.

Kamu bisa menggunakan bahan kering seperti tepung maizena, baking soda, atau pasir kucing. Taburkan di atas area yang berminyak, lalu diamkan beberapa menit hingga minyak terserap dan menggumpal. Setelah itu, sapu atau lap perlahan sampai bersih.

Cara ini membantu mengurangi licin sekaligus mempermudah proses pembersihan selanjutnya.


2. Bersihkan dengan Sabun Cuci Piring

Sabun cuci piring dikenal ampuh mengangkat minyak dan lemak, tidak hanya pada peralatan makan tetapi juga di lantai dapur. Campurkan sabun cuci piring dengan air hangat, lalu gunakan larutan tersebut untuk mengepel area yang berminyak.

Diamkan sebentar agar minyak terangkat dengan maksimal. Setelah itu, pel kembali menggunakan air bersih supaya tidak ada sisa sabun yang tertinggal dan lantai tidak lengket.


3. Manfaatkan Baking Soda untuk Noda Membandel

Jika lantai masih terasa licin atau noda minyak belum sepenuhnya hilang, baking soda bisa jadi solusi tambahan. Taburkan baking soda secukupnya pada bagian lantai yang berminyak, lalu gosok perlahan menggunakan kain lembap atau spons.

Tekstur baking soda yang lembut membantu mengangkat noda tanpa merusak permukaan lantai. Setelah itu, lap dan bilas hingga bersih.


4. Pel dengan Campuran Air dan Cuka

Untuk noda minyak yang sudah lama menempel, campuran air dan cuka bisa menjadi alternatif pembersih alami. Cuka membantu memecah lemak sehingga noda lebih mudah dibersihkan.

Campurkan sedikit cuka ke dalam air, lalu pel lantai seperti biasa. Setelah kering, bilas kembali dengan air bersih agar tidak meninggalkan aroma menyengat.


5. Gunakan Pembersih yang Tepat Sesuai Jenis Lantai

Setiap jenis lantai membutuhkan perlakuan berbeda. Untuk lantai keramik, pembersih lantai biasa umumnya aman digunakan. Namun, untuk lantai kayu atau vinyl, sebaiknya pilih pembersih yang lebih lembut dan tidak terlalu banyak air.

Gunakan deterjen cair yang sudah diencerkan dan pel secukupnya agar lantai tidak lembap dan tetap awet.


6. Pastikan Lantai Dibilas dan Dikeringkan dengan Baik

Setelah noda minyak hilang, jangan lupa membilas lantai hingga benar-benar bersih. Sisa sabun atau cairan pembersih bisa membuat lantai kembali licin jika tidak dibersihkan dengan sempurna.

Terakhir, keringkan lantai dengan lap bersih agar tidak ada genangan air dan lantai aman untuk dilewati.


Dengan membersihkan minyak di lantai secara tepat dan rutin, dapur akan terlihat lebih bersih, tidak licin, dan lebih aman untuk seluruh anggota keluarga. Selain itu, lantai juga lebih terawat dan tidak mudah kusam.

Click here to contact us directly onWhatsApp